Orang-orang berhasil tidak hanya dengan keras hati, melainkan mereka juga pekerja keras yang percaya pada kemampuan dirinya.

Bentor Diminta Kembali ke Asal


MASIH MANGKAL : Sejumlah pemilik bentor sedang mangkal di Pasar Bulumanis, kemarin.
 

MARGOYOSO–Setelah diterapkannya aturan tentang pelarangan becak motor (bentor), kini pemilik bentor di Margoyoso banyak yang mengeluh. Menanggapi hal tersebut,  Kasatlantas Polres Pati AKP Ikrar Potawari, menyarankan agar pengguna bentor kembali ke bentuk asalnya yaitu becak ontel.

Sebelumnya, AKP Ikrar Potawari mengaku sudah memberikan peringatan melalui spanduk larangan bentor di sejumlah tempat keramaian. Dengan dipasangnya spanduk tersebut, AKP Ikrar Potawari berharap supaya pengguna bentor tahu bahwa kendaraannya tidak layak di operasikan di jalan raya.

Menurut AKP Ikrar Potawari, kendaraan bentor merupakan kendaraan rakitan yang sangat tidak aman jika dioperasikan di jalan raya. Sebab, kendaraan hasil karya tukang las jalanan tersebut sama sekali tidak sesuai dengan standar pabrikan.

“Bentor tidak sesuai dengan spesifikasi pabrikan dan bertentangan dengan undang-undang. Larangan ini akan kami tegakkan demi keselamatan berlalu lintas,” ujar AKP Ikrar Potawari.

Ia menyadari betul,  bahwa selama ini bentor telah dijadikan sarana untuk mencari nafkah bagi sebagian masyarakat Pati. “Namun mereka juga harus sadar bahwa bentor dilarang UU karena mengancam keselamatan pengendaranya,” katanya.

AKP Ikrar Potawari memastikan pihaknya akan mengambil tindakan tegas jika masih ada bentor yang kedapatan beroprasi. Selain terancam pidana penjara, pengemudi bentor juga bisa didenda. “Jika tidak mau ditangkap, ya solusinya pake becak kayuh saja,” tegasnya. (HP/FN/MK)

0 Komentar

    Tambah Komentar