Orang-orang berhasil tidak hanya dengan keras hati, melainkan mereka juga pekerja keras yang percaya pada kemampuan dirinya.

Duh Jalan Rusak Malah Cuma Ditambal Kricak Kering


MENAMBAL JALAN : Petugas Bina Marga Provinsi Jateng sedang menambal jalan Pati-Tayu dengan kricak kering tanpa aspal, kemarin.
 

MARGOYOSO – Kerusakan di jalan raya Pati-Tayu, turut Desa Sidomukti memang tergolong cukup parah. Buruknya kualitas material yang digunakan oleh pihak Bina Marga, diduga menjadi penyebab utama. Bahkan, di sejumlah titik lubang, hanya ditutupi kricak kering.

Pemberian kricak kering tersebut, menurut warga sangatlah tidak efektif. Sebab, sebanyak apapun kricak yang ditimbun di jalan, jika tidak diberi aspal pasti akan percuma. Buktinya, selama beberapa tahun, jalan raya Pati-Tayu tak pernah semulus yang diharapkan karena memang kualitas perawatan jalan juga sangat buruk.

Padahal, pemerintah sudah menyediakan dana anggaran yang lumayan besar. Tapi, kenyataannya perbaikan jalan hanya dilakukan dengan menggunakan kricak kering tanpa disertai aspal. “Paling-paling lubangnya ditutup pake kricak supaya tidak bisa difoto oleh wartawan. Karena saya yakin mereka pasti malu dengan seringnya pemberitaan jalan rusak di beberapa lokasi,” ungkap Ahmad, warga Sidomukti, kemarin.

Ahmad menilai, dana yang dianggarkan oleh pemerintah provinsi untuk perbaikan dan perawatan jalan, sangatlah percuma. Hal tersebut dikatakannya karena pihak Bina Marga kurang serius. “Buktinya menambal jalan saja pakai kricak kering. Mereka pasti mau menghemat biaya supaya dapat untung melimpah,” tambahnya.

Nur Salim, warga setempat juga turut menyampaikan pendapatnya. Ia menilai, jika seandainya jalan tersebut ditambal dengan material yang berkualitas serta aspal yang banyak, pasti bisa lebih awet. “Tapi itu saya rasa tidak mungkin. Karena selama ini saya lihat mereka cuma menambal dengan kericak kering yang dicampur sedikit pasir. Kalaupun suatu saat diberikan aspal, pasti takarannya sangat sedikit sekali, sehingga kurang dari satu minggu pasti akan rusak,” katanya. (HP/FN/MK)

0 Komentar

    Tambah Komentar