Tegas akan diri sendiri, buang pikiran negatif dan lakukan yang baik. Kegelisahan hanya milik mereka yang putus asa

Pasarkan Via Medsos, Penyablon di Desa Karanglegi Jadi Jutawan


PRODUKSI : Sya’roni beserta karyawannya sedang menyelesaikan pekerjaan menyablon di Desa Karanglegi, Trangkil.
 

TRANGKIL - Bermodal pemasaran melalui media sosial (medsos), Sya’roni warga Desa Karanglegi, Trangkil sukses menjadi jutawan dari usaha sablon. Usaha di bidang kaos dan plastik yang ia rintis sejak 2012 lalu kini mampu meraih omzet rata-rata Rp10 juta per bulan. “Jelang Idul fitri biasa banyak pesanan, omzet sampai Rp30-Rp40 juta,” katanya.

Sya’roni mengaku pada awalnya ia hanya mencetak sablon pada media plastik saja. Namun  dengan bertambahnya pengalaman dan ramainya permintaan, kini ia juga merambah sablon kaos. “Pemasaran lewat media sosial merupakan cara yang ampuh dan gratis. Lewat medsos saya mendapatkan banyak relasi,” paparnya.

Selain melalui medsos, ia mengaku pernah berjualan di Alun-alun Pati untuk mengenalkan kaos miliknya. Dari pengalaman tersebut kini ia telah memiliki empat agen penjualan produk-produknya. Animo masyarakat Pati yang tinggi membuat pesanan sablon miliknya tak pernah putus dari keempat agen tersebut.

“Sekarang saya punya empat karyawan. Ketika orderan banyak saya menggunakan jasa teman-teman untuk membantu. Dua karyawan tiap hari bertugas nyablon plastik dan kertas,” katanya.

Memang tidak sedikit pengusaha yang menggunakan jasa pemasaran lewat media sosial yang gulung tikar. Kesalahan ini dinilainya karena kurang sabar dalam melakukan proses marketing.

“Sebenarnya ketika kita sabar dan selalu mencari inovasi pemasaran, saya yakin produk yang dijual akan laris manis dan tidak akan mangkrak di gudang,” kenang pria yang pernah mengadu nasib di Semarang ini. (HP/HP/MK)

0 Komentar

    Tambah Komentar