Orang-orang berhasil tidak hanya dengan keras hati, melainkan mereka juga pekerja keras yang percaya pada kemampuan dirinya.

Potensi Kerajinan Gerabah di Winong Terabaikan


MENGELAP : Seorang pengrajin gerabah tengah membersihkan gerabah buatannya di Desa Kebowan, Winong.  
 

WINONG - Desa Kebowan, Winong mempunyai tekstur tanah yang cocok untuk bahan baku gerabah dan keramik. Potensi itu telah disadari warga setempat sejak dahulu. Namun warga setempat kebingungan dalam mencari pelatih dalam bidang itu dan mencemaskan pemasarannya.

Kepala Desa Kebowan Mulyono menuturkan pihaknya telah berencana akan mendatangkan pelatih untuk memberi pelatihan pembuatan kerajinan dari tanah liat kepada warganya. Namun langkah itu terhenti saat memikirkan pemasaran produk yang tentu tidak mudah.

"Sudah kami fikirkan untuk pelatihannya demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk pendanaan bisa kami anggarkan. Tetapi kendala yang muncul kemudian adalah pemasaran jika warga sudah bisa membuat kerajinan tersebut,” ungkapnya.

Warga Desa Kebowan yang mayoritas sebagai petani juga berkeinginan mempunyai keahlian lain agar perekonomian keluarganya meningkat. Karena dengan hanya mengandalkan hasil pertanian mereka hanya bisa hidup pas-pasan.

“Kita hanya mengandalkan lahan pertanian untuk menyandarkan kebutuhan hidup. Memang kita juga mempunyai ternak seperti sapi, kambing, dan unggas. Tetapi hasil dari kegiatan beternak sedikit dan tidak menentu,” ungkap Jastro Senen, warga Kebowan.

Melihat sumber daya alam tanah liat dengan tekstur yang cocok sebagai bahan dasar pembuatan gerabah serta produk porselain lainnya tentu menjadi peluang bagi warga untuk sejahtera.

“Kalau ada alternatif membuat kerajinan mungkin bisa sangat membantu kami. Sebab anak-anak kami yang masih muda berkecenderungan pergi merantau karena enggan jadi petani,: kata Sualim warga Kebowan. (HP/HP/MK)

0 Komentar

    Tambah Komentar