Orang-orang berhasil tidak hanya dengan keras hati, melainkan mereka juga pekerja keras yang percaya pada kemampuan dirinya.

Sungai di Desa Koripandriyo Dipenuhi Sampah


TERSUMBAT: Sungai Anyar dipenuhi tumpukan sampah di bawah jembatan turut Desa Koripandriyo, Gabus kemarin.
 

GABUS – Sungai Anyar yang ada di Desa Koripandriyo saat ini dipenuhi sampah. Kondisi sempit di bagian Utara jembatan sering memicu terjadinya banjir di desa tersebut. Warga berharap kepada pihak terkait agar sungai tersebut bisa dinormalisasi.

Yanto warga Desa Koripandriyo mengatakan, sungai buatan atau yang dikenal Sungai Anyar yang ada di desa tersebut saat ini kondisinya memprihatinkan. Sebab, kondisi sungai masih dipenuhi sampah. ”Sampah ini ialah bekas sisa banjir yang terjadi pada Februari kemarin. Sampahnya bermacam-macam seperti botol plastik, ranting pohon dan sampah rumah tangga. Intinya sampah kiriman dari atas,” tuturnya kemarin.

Ditambahkan, sungai ini awalnya sasak atau kumpulan rumput liar. Namun dibuat oleh desa untuk dijadikan sungai. Sebab, di sekitar tanaman ada tanaman warga seperti tebu. Hingga akhirnya, sungai ini dibuat oleh desa pada 1978 lalu. ”Ya sudah ada 40 tahun lebih,” terangnya.

Untuk bagian Selatan jembatan kondisinya tidak masalah. Namun untuk sungai bagian Utara bentuk sungainya menikung. Jadi, terlihat seperti ada penyempitan lebar sungai. Akibatnya, ketika ada air kiriman dengan debit tinggi dari atas, air akan meluap ke bagian timur sungai. Tepatnya muntah ke Desa Koripandriyo.

Lanjutnya, pemerintah desa setempat sebenarnya sudah merapatkan terkait kondisi sungai yang sering mengakibatkan banjir. Bahkan sudah dibahas di tingkat desa sampai kecamatan. Namun, belum hingga saat ini belum ada tindak lanjut pembersihan sampah maupun perbaikan sungai. ”Namun untuk pengelolaan irigasi dilakukan warga Babalan,” terangnya. (HP/HP/MK)

0 Komentar

    Tambah Komentar