Tegas akan diri sendiri, buang pikiran negatif dan lakukan yang baik. Kegelisahan hanya milik mereka yang putus asa

Bupati Pati Haryanto Melantik dan Mengambil Sumpah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas

pelantikanPendopo-Kamis (28/9) pukul 08.00 WIB, Bupati Pati Bapak Haryanto, melantik dan mengambil sumpah pejabat bertempat di Pendopo Kabupaten. Terdiri dari 7 orang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, 33 orang Jabatan Administartor dan 67 orang Jabatan Pengawas. Acara pelantikan dan pengambilan sumpah dihadiri pula Wakil Bupati Pati bapak Syaiful Arifin, Sekretaris Daerah bapak Suharyono serta para tamu undangan lainnya.

Dalam acara pelantikan dan pengambilan sumpah kali ini diserahkan juga Surat Perintah Bupati Pati kepada 6 (enam) orang pejabat yang ditunjuk  sebagai Pelaksana Tugas (Plt.). Mereka adalah dr.Edi Sulistyono, MM ditetapkan disamping jabatannya sebagai Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Pati juga sebagai Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati sedangkan Drs. Jumani, M.Si disamping jabatannya sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah juga sebagai Plt. Dinas Komunikasi dan Informatika. Drs. Soeharto Dwi Poerbono, MM disamping jabatannya sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan Kabupaten Pati juga sebagai Plt. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pati. Selanjutnya Drs. Ahmad Kurnia, MM disamping jabatannya sebagai Kepala Bagian Perekonomian Sekretaris daerah juda sebagai Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM. Dan Bambang Santosa, S.Pd, MM disamping jabatannya sebagai Kepala Bagian Keuangan Sekretariat DPRD juga sebagai Plt. Sekretaris DPRD Kabupaten Pati. Terakhir Riyoso, S.Sos, MM disamping jabatannya sebagai Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian juga sebagai Plt. Kepala satuan polisi Pamong Praja Kabupaten Pati.

Promosi dan Mutasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati adalah sebagai upaya penyegaran dan  peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia Aparatur Sipil Negara. Dalam sabutannya bupati mengasumsikan jika seseorang memegang satu jabatan dalam waktu yang terlalu lama, akan menimbulkan satu kejenuhan, dan pada akhirnya berimbas pada terhentinya inovasi dalam bekerja. ” Karena itu perlu dilakukan mutasi agar seorang pejabat bisa belajar hal baru, menambah kompetensi serta memacu inovasi dalam bekerja,” tegasnya. Bupati berharap agar pelantikan kali ini tidak dimaknai sebagai hukuman atau sentimen pribadi.

Ke depannya, para pejabat yang telah dilantik diharapkan mampu menjadi kepanjangan tangan Bupati dalam mengawal dan mewujudkan visi  Noto Projo Mbangun Deso. ”Saya berharap semuanya bisa bekerja secara maksimal dan tidak melupakan bahwa pejabat pun harus punya semangat mengabdi dan melayani masyarakat,” terangnya. Diakhir sambutannya Bupati mengucapkan selamat menjalankan tugas kepada pejabat yang dilantik semoga membawa keberkahan buat semua.

0 Komentar

    Tambah Komentar