Orang-orang berhasil tidak hanya dengan keras hati, melainkan mereka juga pekerja keras yang percaya pada kemampuan dirinya.

Ini Akibatnya Jika Apatis Menyambut HUT Kemerdekaan dan Hari Jadi Pati

Dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan, Pemerintah Desa (Pemdes) se- Kecamatan Batangan, baru-baru ini mengadakan turnamen futsal skala regional dengan mendatangkan beberapa tim dari luar Pati untuk bertanding.

Kegiatan yang berlangsung di lapangan futsal Desa Batursari, Kecamatan Batangan tersebut  juga dihadiri oleh Bupati Pati, para kepala desa se- Kecamatan Batangan, Muspida dan mahasiswa KKN dari UMK Kudus.

Futsal persahabatan yang dimulai pada Jumat, 3 Agustus sampai Minggu 5 Agustus tersebut, melibatkan 34 tim dari beberapa wilayah di Jawa Tengah.

Bupati Pati Haryanto yang berkesempatan hadir untuk membuka acara tersebut juga berkesempatan untuk mencoba bermain futsal.

Bupati berpesan agar Camat Batangan bisa membina desa yang apatis dalam menyambut peringatan kemerdekaan RI dan Hari Jadi Pati. "Sebab, daripada kita berjuang melawan penjajah kan masih lebih ringan memasang umbul-umbul dan bendera,” tandasnya

Haryanto berharap agar turnamen ini tidak hanya menjadi momentum untuk memperingati kemerdekaan saja, tetapi juga untuk mencari bibit atlet futsal. "Sebab olah raga ini masuk pada pekan olah raga yang mana sudah diperlombakan dalam pekan olah raga baik tingkat provinsi maupun nasional,” urai Bupati.

Dalam sambutannya, Haryanto juga  berharap agar kegiatan ini berjalan dengan sukses dan siapa pun yg menjadi juara tidak sombong karena ini hanya bentuk upaya untuk memeriahkan kemerdekaan.

Sementara itu, Ketua Panitia Batangan Open, Suwignyo mengatakan, kegiatan ini diikuti dua tim futsal dari Semarang, satu tim dari Salatiga, dua tim dari Kudus, tiga tim dari Jepara, tiga tim dari Blora, delapan  tim dari Rembang. Sedangkan sisanya 14 tim berasal dari Kabupaten Pati dan empat diantaranya dari tim lokal Kecamatan Batangan.

“Disamping itu, ke depan juga ada kegiatan lain yang dimulai pada 10 Agustus mendatang,” imbuh Suwignyo  yang juga Kepala Desa Ketitang Wetan. (fn3/FN /MK)

0 Komentar

    Tambah Komentar