Seorang pemenang takkan pernah berhenti untuk berusaha dan orang yang berhenti untuk berusaha takkan menjadi seorang pemenang

MARI BIJAK BERMEDSOS

 

 

medsosBerbagai macam cara telah dilakukan untuk melawan berita hoax atau bohong khususnya melalui media sosial yang tentu saja meresahkan masyarakat, guna meningkatkan wawasan dan menganalisa setiap informasi yang berkembang, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pati menyelenggarakan Sosialisasi Literasi Media dengan thema "Mari Bijak Bermedsos"" bagi para Guru dan Komite Sekolah Dasar serta Pelaku Seni dan Budaya yang tergabung dalam Forum Komunikasi Media Tradisional ( FK Metra )  di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pati pada tanggal 3 dan 4 Desember 2018.

Dalam pengarahanya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pati yang dalam kesempatan tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang E-Government ( Luky Pratugas Narimo, S.STP, MM), mengatakan bahwa perkembangan teknologi informasi dan dunia informatika demikian pesatnya. Kemunculan gedget dengan teknologi canggih  yang menyediakan aneka vitur, aplikasi dan kemudahan berkomunikasi begitu beragam melahirkan media-media yang baru  dengan keunggulan masing-masing termasuk media sosial atau lebih dikenal dengan medsos. Kemudahan ini telah memberikan andil perubahan tatanan berkomunikasi yang sangat luar biasa.
medsos2

Lebih lanjut ditekankan bahwa literasi media sangat perlu terus menerus diadakan untuk membangun pemahaman bersama terhadap tata kelola berkomunikasi baik formal maupun non formal. Tentunya seiring dengan perkembangan dinamika komunikasi dan informatika.

Setiawan Hendra Kelana selaku Narusumber dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID ) Provinsi Jawa Tengah menjelaskan, bahwa didalam menerima informasi  hendaknya selalu selektif didalam membaca  atau menshare berita. Berita yang berseliwran di media sosial belum tentu valid. Sebab itu, jangan mudah percaya berita. Apalgi berita yang memuat informasi palsu (haox). Ciri-ciri berita hoax diantaranya, bernada bombastis, melebih-lebihkan, dan tidak masuk akal. Kuncinya harus mencari kejelasan (tabayyun) dan klarifikasi terhadap berita yang muncul. Jangan mudah percaya, skeptislah terhadap berita yang tersebar. Abaikan berita jika tidak masuk akal. 

Melalui acara  tersebut juga dibacakan deklarasi anti hoax dari para peserta.

 

 

 

 

0 Komentar

    Tambah Komentar