Seorang pemenang takkan pernah berhenti untuk berusaha dan orang yang berhenti untuk berusaha takkan menjadi seorang pemenang

Jurnalis Diharapkan Bersinergi Promosikan Pati

Jurnalis diharapkan bisa bersinergi dengan pemerintah dalam rangka mempromosikan dan mengenalkan Pati serta mempublikasikan hasil pembangunan daerah. Hal itu disampaikan Bupati Pati Haryanto saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) wartawan Pati di Pendopo, Jumat malam (1/2).

"Tanpa ada media cetak maupun elektronik kami juga tidak akan dikenal masyarakat karena dengan adanya media massa apa yang dikerjakan pemerintah bisa diketahui oleh masyarakat," ungkapnya di acara yang juga dihadiri Pada acara yang juga dihadiri oleh  Wakil Bupati, Sekda dan beberapa Kepala OPD tersebut.

Haryanto pun berharap para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak alergi dengan kritik dan saran." Sebab dengan kritikan itu kita malah bisa meningkatkan kinerja dan memaksimalkan program ke arah yang lebih baik", imbuhnya.

Karena ketika tidak ada yang berani mengkritik, lanjutnya, Pemkab khawatir akan terpeleset. "Apapun kritik dan saran yang disampaikan yang terpenting adalah ada solusinya", terang Bupati.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Pati Syaiful Arifin (Safin) pun mengajak media untuk turut serta membranding Kabupaten Pati. "Jika ada yang baik mari dipromosikan dan yang kurang baik mari kita benahi. Mari bersama berfikir, agar daerah bisa terpromosikan dengan lebih baik," terangnya.

Kalau perlu, imbuh Safin, para jurnalis mengembangkan literasi agar pemimpin negara mau berkunjung ke Pati.

"Sebab, dengan kedatangan pemimpin negara di Pati pastinya berdampak baik untuk pembangunan daerah. Apalagi saat ini persaingan pembangunan antar daerah sangat ketat sekali", jelas Wabup.

Safin mencontohkan Kota Semarang ke selatan yang pembangunannya cukup baik, tetapi kalau kota semarang ke timur tentunya disuguhi rob, banjir serta infrastruktur yang kurang baik. "Dengan literasi dan pemberitaan yang konstruktif diharapkan kita tidak ketinggalan," tandasnya.

Sekda Pati Suharyono menambahkan, sesama warga Pati semestinya punya komitmen yang sama untuk maju. "Seperti halnya ketika akan ada pembangunan dan investasi yang masuk ke Kabupaten Pati tentunya harus didukung dengan pemberitaan yang positif.

Jangan sampai Pati terkenal orangnya galak-galak, suka demo, dan sebagainya", cetus Sekda. Suharyono juga menyampaikan, Pati kini punya program unggulan pariwisata, UMKM dan Kelautan yang mulai nampak hasilnya.

"Saat ini sudah banyak yang mulai kelihatan seperti halnya wisata di Jollong yang pada saat tahun baru kemarin pendapatannya mencapai Rp 100 juta per hari. Hal itu membuktikan bahwa Pati juga punya hal yang bisa dibanggakan karena dengan omset segitu pastinya tempat tersebut disukai oleh masyarakat dari luar kota juga," jelasnya. (fn2 /FN /MK)

0 Komentar

    Tambah Komentar