Seorang pemenang takkan pernah berhenti untuk berusaha dan orang yang berhenti untuk berusaha takkan menjadi seorang pemenang

Pemkab Pati Sediakan 8 Armada Bus Mudik

Bupati Pati Haryanto didampingi Wakil Bupati Pati, Sekda Pati dan Forkopimda, Jumat (31/5) berkumpul di halaman Setda Pati untuk melepas keberangkatan armada bus yang akan menjemput para pemudik pulang ke Kabupaten Pati. Untuk menyambut datang hari raya Idul Fitri 1440 H, Kabupaten Pati menyediakan bus gratis bagi para pemudik yang ingin pulang ke Pati.

Untuk tahun 2019 ini, Pemkab Pati menyediakan sebanyak 8 armada bus. Jumlah tersebut mengalami kenaikan, di mana tahun sebelumnya hanya 6 armada bus yang disiapkan untuk menjemput  pemudik ke Pati.

Sebelum keberangkatan, Bupati Pati Haryanto menyampaikan bahwa walaupun sejumlah perusahaan swasta maupun BUMN telah menyediakan fasilitas penjemputan ini, pemerintah Kabupaten Pati pun setiap tahun tidak ketinggalan turut andil bagian dalam fasilitas penjemputan pemudik yang akan kembali ke Pati.

"Tahun ini, kita tambah jumlah armadanya. Itupun masih belum bisa mengakomodir, sebab jumlah pemudik dari tahun ke tahun pun juga meningkat. Dan ini akan menjadi pertimbangan untuk tahun selanjutnya” ujarnya.

Haryanto pun mengungkapkan, agenda tahunan seperti ini juga harus selalu dipersiapkan. Diperkirakan, Sabtu malam (1/6) dini hari, rombongan para pemudik akan tiba di Kabupaten Pati. “Untuk tahun ini total sebanyak 8 armada bus, jumlah tersebut tahun depan akan kita tambah jumlahnya menjadi 10 armada bus. Dengan bertambahnya armada, nantinya diharapkan dapat mengakomodir yang belum mendapatkan fasilitas penjemputan ini”, tandasnya.

Bupati Haryanto juga menghimbau kepada para sopir armada penjemput agar dapat mengatur waktu dengan baik. Sebab dengan padatnya arus lalu lintas, waktu keberangkatan maupun kembali ke Pati, dapat berubah dari yang direncanakan.

“Bagi pendamping sopir, agar selalu mengkomunikasikan kondisi di jalan saat penjemputan kepada pihak Dishub di Pati. Selain itu, jangan sampai sopir mengantuk ketika menyetir, itu membahayakan. Kalau capek istirahat, sebab sopir mengantuk 1 detik saja, itu dapat berbahaya. Semua ini demi memberi kenyamanan kepada para pemudik”, himbaunya.

Haryanto juga mengingatkan sopir agar tak hanya menjemput para pemudik pulang ke Pati saja, namun juga harus memastikan bahwa ketika sampai di Terminal Kembang Joyo, para pemudik ini aman dan selamat. (fn4 /FN /MK)

0 Komentar

    Tambah Komentar