Tegas akan diri sendiri, buang pikiran negatif dan lakukan yang baik. Kegelisahan hanya milik mereka yang putus asa

Pimpin Rakor Evaluasi Pemilu, Bupati Sebut Ada Peningkatan Jumlah Pemilih

Rapat koordinasi evaluasi pelaksanaan pemilu tahun 2019 di Kabupaten Pati, berlangsung Senin, (8/7) Bertempat di ruang Pragolo Setda Pati.

Hadir dalam rapat ini Bupati Pati, Sekda Pati, Kapolres Pati yang diwakili Kabag Ops Polres Pati, Dandim 0718/Pati yang diwakili Kasdim, Ketua Bawaslu Pati, KPU Pati serta para Kepala OPD dan camat di lingkungan Kabupaten Pati.

Sekda Pati Suharyono yang juga selaku ketua desk pemilu menyampaikan telah terselenggara pemilu pada 17 April 2019. Adapun jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di Kabupaten Pati sebanyak 1.034.791 orang.

Dari pemungutan suara yang dilakukan, Suharyono menyebutkan diperoleh hasil pilpres nomor urut 1 pasangan Jokowi - Makruf Amin memperoleh suara sebanyak 698.276 suara atau 85,76%. Sedangkan nomor urut 2 yaitu Prabowo - Sandi memperoleh suara sebanyak 115.851 suara atau 14,23%. Jumlah suara sah sebanyak 814.120 suara, untuk suara tidak sah sebanyak 26.174 suara.

Terkait review pelaksanaan tugas tim fasilitasi pemilu, lanjut Suharyono, tim fasilitasi telah melaksanakan pemantauan pemilu mulai dari pra hingga pasca pelaksanaan pemilu. Monitoring persiapan TPS tanggal 16 April 2019 dan monitoring pemungutan suara tanggal 17 April 2019.

"Selain itu kita juga telah menginventarisasi serta mengantisipasi segala persoalan dan memberikan penyelesaian yang ada dalam pemilu. Juga menyusun surat edaran sekretaris daerah kabupaten Pati Nomer 911/4840.15 tanggal 28 November tentang netralitas bagi ASN dan perangkat desa dalam pemilu 2019. Menyusun surat edaran Bupati Pati nomer 270/3694.5 tanggal 22 September tentang pemasangan atribut dan lokasi kampanye Pilpres, DPR, DPRD, DPD," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Pati Haryanto dalam arahannya mengatakan bahwa pelaksanaan pemilu 2019 yang dilaksanakan di Kabupaten Pati, sepenuhnya berlangsung dengan aman, damai, lancar serta tidak ada persoalan yang begitu menonjol.

"Sekalipun hal tersebut diwarnai dengan rasa ketidakpuasan, dalam pemilu itu merupakan hal yang wajar. Sebab dalam pesta demokrasi, rata - rata tidak mau kalah, yang dipersiapkan adalah menang. Tidak mempersiapkan bagaimana apabila kalah," ujar Bupati.

Meskipun jumlah pemilih banyak, lanjut Bupati Haryanto, Kabupaten Pati cenderung kondusif bahkan tingkat partisipasi dari tahun ke tahun meningkat yaitu 81,2%. Terkait temuan - temuan permasalahan gugatan ke MK, di Kabupaten Pati, tidak terlalu banyak cenderung masih kondusif.

"Pelantikan anggota DPRD Kabupaten yang terpilih, rencananya pada tanggal 27 Agustus. Sebab masa jabatan selesai tanggal 23 Agustus. Sehingga dalam rapat ini untuk bisa dievaluasi segala kekurangan yang ada dalam pelaksanaan pemilu yang baru saja kita lewati," tandas Bupati. (po3/PO/MK)

0 Komentar

    Tambah Komentar