Orang-orang berhasil tidak hanya dengan keras hati, melainkan mereka juga pekerja keras yang percaya pada kemampuan dirinya.

NELAYAN PATI PEROLEH BANTUAN ASURANSI NELAYAN MANDIRI

bantuan22

Bertempat di Ruang Penjawi Setda Pati, dilakukan penyerahan kartu asuransi nelayan mandiri, sembako kesejahteraan nelayan untuk jompo nelayan, janda nelayan dan anak buah kapal, pas kecil kapal dibawah 7 gt, serta sosialiasi pelaksanaan asuransi untuk para nelayan, Kamis (8/8/2019) yang diselenggarakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pati.

Kepala DKP Pati, Edy Martanto dalam laporannya menyampaikan bahwa program ini untuk memberikan perlindungan kepada nelayan, meringankan beban nelayan pada masa paceklik sehingga nelayan meningkat kesejahteraan.

" Kegiatan ini dibiayai oleh APBD Kabupaten Pati melalui DPA Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati 2019 ", ujarnya.

Bantuan kesejahteraan ini, lanjut Edy, merupakan kegiatan rutin dari Pemerintah Kabupaten Pati yang merupakan pengembalian dari retribusi TPI, yang awalnya berupa bantuan tunai kepada nelayan di Kabupaten Pati.

"Berdasarkan rekomendasi dari BPK mulai tahun 2019 menjadi non tunai berupa bantuan barang dan jasa ", imbuhnya.

Ia menegaskan, tahun 2019 bentuk bantuan premi untuk asuransi nelayan kecil. Bantuan juga termasuk fasilitasi pengadaan barang perlengkapan sedekah laut di 13 desa nelayan di Kabupaten Pati.

bantuan11


Sementara Sekretaris Daerah Pati, Suharyono, saat membacakan sambutan Bupati mengatakan bahwa bantuan dalam bentuk tunai sekarang tidak boleh,  contohnya bantuan untuk masyarakat miskin sekarang diganti menjadi kartu,  jadi masyarakat sekarang bisa berbelanja di e-warung. 


" Begitu juga untuk nelayan setiap tahun selalu diperiksa tim BPK diaudit,  jadi saya menegaskan bahwa nelayan sekarang juga tidak bisa menerima bantuan tunai melainkan dalam bentuk asuransi ", tegasnya.

Suharyono juga menambahkan jika ada nelayan yang mendapati kecelakaan di laut dan meninggal akan mendapatkan asuransi senilai Rp. 200 juta,  jika meninggal di darat akan mendapatkan Rp. 100 juta,  kalau kecelakaan di laut tapi tidak meninggal mendapat Rp. 20 juta. 
"Semoga bantuan ini bisa memberi berkah untuk para nelayan di Kabupaten Pati ", kata Suharyono penuh harap.

" Sekretaris Daerah Suharyona juga menambahkan bahwa Pati adalah kabupaten pertama yang mendapatkan bantuan seperti ini dibandingkan dengan kota yang lain ", ujarnya mengakhiri sambutan.

0 Komentar

    Tambah Komentar