Seorang pemenang takkan pernah berhenti untuk berusaha dan orang yang berhenti untuk berusaha takkan menjadi seorang pemenang

Bupati Ajak Pelajar Papua di Pati Tak Mudah Terpengaruh Isu di Medsos

Situasi di tanah Papua yang sedang memanas, diharapkan tidak berpengaruh pada masyarakat Papua yang ada di Kabupaten Pati. Bupati Pati Haryanto menegaskan kepada para pelajar dari Papua yang bersekolah di Pati agar tidak khawatir selama hidup di Kabupaten Pati. Sebab, dari Pemerintah kabupaten akan berusaha sebaik mungkin dalam menjaga keamanan dan kondusivitas Kabupaten Pati.

Hal itu disampaikan Bupati saat menghadiri acara tasyakuran Hari Jadi ke - 71 Polisi Wanita RI Tahun 2019, yang bertempat di Mapolres Pati. "Adik - adik dari Papua tidak usah khawatir, sebab selama hidup di Kabupaten Pati, pasti akan dilindungi oleh Pak Kapolres maupun Pak Dandim," tegas Bupati.

Bupati juga mengimbau agar pelajar Papua yang tengah menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Kayen ini, tidak mudah terpengaruh maupun mudah percaya terhadap isu - isu dan berita yang kebenarannya tidak bisa dipertanggung jawabkan. "Jangan sampai mudah terprovokasi, lebih - lebih dari berita - berita yang beredar di media sosial," pesan Haryanto.

Dalam acara tasyakuran yang diawali dengan senam bersama tersebut, juga dihadiri oleh Kapolres, Dandim, anggota Persit, Bhayangkari, PKK serta pelajar dari SMA Negeri 1 Kayen.

Sementara itu, Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Ariyanto mengutarakan rasa prihatinnya atas tindakan oknum - oknum tak bertanggung jawab yang saat ini sedang berusaha mengganggu kestabilan NKRI.

"Kita ini Indonesia dan kita ini satu. Seperti saya yang asli Batak, bekerja di Pati sebab ada rutinitas yang harus dijalani. Dari sekian banyak suku bangsa di Indonesia, juga di Pati kita semua hidup bersama, tidak ada perbedaan", ujarnya memotivasi sebagian pelajar asal Papua yang bersekolah di SMA N 1 Kayen.

Jon menjelaskan, apabila berasal dari luar Jawa dan menjalani kehidupan di Jawa, agar jangan sampai merasa terasing. Namun segera menyesuaikan diri. Ia mencontohkan dirinya berasal dari Batak dan Batak itu dikenal keras, ketika hidup di Jawa seyogyanya menyesuaikan dengan masyarakat Jawa yang terkenal halus dan santun.

"Kepada adik - adik yang saat ini menjalani kehidupan di Kabupaten Pati, mari bersama - sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Pati. Tidak ada satupun orang yang berhak mengganggu keamanan maupun kestabilan khususnya di Kabupaten Pati. Kalau ada yang mengganggu maka harus berhadapan dengan Pak Dandim dan Pak Kapolres," ajak Kapolres.

Kapolres menegaskan pada para pelajar yang hadir agar jangan mudah percaya terhadap beredarnya informasi maupun berita - berita yang belum diketahui kebenarannya dan bersifat provokasi. "Informasi yang di share melalui hp dan media sosial merupakan berita - berita yang menyesatkan. Berbeda dengan keadaan yang sesungguhnya," tandas Jon. (po3/PO/MK)

0 Komentar

    Tambah Komentar