Orang-orang berhasil tidak hanya dengan keras hati, melainkan mereka juga pekerja keras yang percaya pada kemampuan dirinya.

Penutupan Tempat Prostitusi Berlangsung Lancar

 
tutup prostitusi

Menindaklanjuti Komitmen dan Deklarasi bersama penutupan tempat prostitusi di Kabupaten Pati yang ditandatangani oleh Bupati Pati, Haryanto, Wakil Bupati Saiful Arifin, dan para pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pati pada Rabu (18/8/2021).

Pada Kamis sore (19/8/2021) dengan dipimpin oleh Bupati Pati, Haryanto telah dilaksanakan kegiatan penutupan lokasi prostitusi yang berlokasi di Lorong Indah, Wagenan, Kampung Baru di Margorejo , Gajah Kumpul Batangan dan dukuh paras Tanjunganom Gabus.

Penutupan tersebut melibatkan unsur Satpol PP, TNI dan Polri dengan melakukan pemasangan banner yang berisi Himbauan Penutupan Tempat Prostitusi

Seperti pernyataan bupati pada deklarasi, bahwa Langkah penutupan prostitusi ini memiliki landasan hukum. Jadi tidak asal melaksanakan secara sepihak. juga sudah mengeluarkan SK Bupati tentang pembentukan tim pencegahan dan penanggulangan prostitusi.

“Kalau tidak segera ditutup, Pati malah bisa menampung lebih banyak pelaku prostitusi dari luar daerah. Sebab lokalisasi di kota-kota besar sudah pada tutup. Antara lain Dolly di Surabaya dan Sunan Kuning di Semarang, sudah tidak operasional. Dikhawatirkan malah pada lari ke Pati,” kata bupati pada saat deklarasi.

Selain itu bahwa prostitusi merupakan suatu perbuatan yang bertentangan dengan norma agama, adat istiadat, kesusilaan dan hukum, serta berdampak negatif terhadap kesehatan, sendi-sendi kehidupan keluarga, masyarakat, berbangsa dan bernegara. Sehingga, perlu adanya pencegahan dan penanggulangan prostitusi.

Pelaksanaan berjalan dengan lancar, aman dan kondusif .

0 Komentar

    Tambah Komentar