Seorang pemenang takkan pernah berhenti untuk berusaha dan orang yang berhenti untuk berusaha takkan menjadi seorang pemenang

Hadiri Pelantikan IPNU IPPNU, Bupati Singgung Pemuda Sebagai Agen Perubahan

Didampingi Wakil Bupati Pati Saiful Arifin, Bupati Pati Haryanto, hari ini, menghadiri Pelantikan dan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) ke-1 Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama – Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama ( IPNU IPPNU ) Kabupaten Pati periode 2021-2023, di Pendopo Kabupaten Pati.

Haryanto bersyukur pelaksanaan pelantikan pengurus cabang IPNU IPPNU Kabupaten Pati ini dapat berjalan dengan lancar dan khidmad. Menurutnya, setiap tahapan perencanaan hingga pelaksanaan pelantikan kali ini berjalan dan tertata dengan baik.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Pati, Bupati Haryanto dan Wakil Bupati Saiful Arifin pun mengucapkan selamat kepada kepengurusan yang baru, yang telah terpilih melalui mekanisme yang legal formal. “Dan pada hari ini disaksikan oleh para sesepuh dan tokoh masyarakat termasuk saya dan pak Wakil, menyaksikan pengukuhan dan pelantikan ini", sebut Haryanto.

Kaderisasi yang ada ditubuh IPNU IPPNU ini, lanjut Haryanto, memang berjalan dengan baik dan dinamis. Dirinya menyebut jika dari zaman dahulu hingga periode sekarang kepengurusannya selalu solid dan berjalan dengan baik, hingga mampu menaungi kawula muda khususnya Pelajar Nahdlatul Ulama yang ada di Kabupaten Pati.

“Kepengurusan ini, sudah barang tentu akan mempunyai tugas dan tanggung jawab yang berat. Sekalipun dalam kepengurusan yang sudah berjalan dua tahun lalu banyak terkendala akibat pandemi Covid-19. Namun demikian Alhamdulillah semua bisa kita lalui dengan baik”, ujar Bupati.

Lebih lanjut, Haryanto mengatakan jika pelajar saat ini punya tugas besar yang harus dihadapi. Ia menyebut jika seorang pelajar adalah sebagai agen perubahan, sebab sumber daya manusia yang dipersiapkan berasal dari anak-anak dan kawula muda.

“Jadi kalau sering kali diberikan petuah, diberikan nasehat dan arahan, itu karena Saudara-Saudara ini nantinya menjadi generasi penerus estafet kepemimpinan di segala lini yang ada. Baik itu di bidang pendidikan, ponpok pesantren, Ormas ataupun juga di pemerintahan. Karena apa, karena kita ini dari awal sudah ada kaderisasi, di mana anak-anak dididik dalam rangka untuk berlatih berorganisasi. Tujuannya, tentu saja untuk mengenalkan organisasi yang ada. Lebih-lebih di Nahdlatul Ulama ini ada banyak yang dinaungi", paparnya.

Sehingga, imbuh Haryanto, jika ini semua dapat dikelola dengan maksimal dan memberdayakan dengan baik, maka akan menumbuhkan kader-kader pemimpin yang luar biasa, mengingat hampir semua organisasi di Nahdlatul Ulama, punya ranting-ranting hingga ke bawah dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Sekalipun kita punya organisasi yang besar, tapi kalau tidak punya semangat gotong-royong, kebersamaan, guyub rukun, itu tidak akan membuahkan hasil yang maksimal. Oleh karena itu kita harus sering merengkuh umat dengan program-program yang sudah direncanakan”, pungkasnya. (fn5 /FN /MK)

0 Komentar

    Tambah Komentar