Orang-orang berhasil tidak hanya dengan keras hati, melainkan mereka juga pekerja keras yang percaya pada kemampuan dirinya.

DI ORIENTASI BIMBINGAN MANASIK CALON JAMAAH HAJI BUPATI BERI WEJANGAN INI

MANSIK

Rabu,(10/04/2019)Bertempat di Pendopo Pemkab Pati diselenggarakan manasik haji yang dihadiri oleh Bupati Pati Haryanto, FORKOPIMPDA, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pati, Ketua MUI Kabupaten Pati, Ketua DPRD, OPD terkait,petugas pemberangkatan haji dari TPHI,TPHI,TPKHI,TPHD dan calon jamaah haji kurang lebih sebanyak 1200 orang.


Tujuan dilakukannya manasik haji ini adalah dalam rangka kelancaran pemberangkatan Haji tahun 2019, agar calon jamaah haji bisa memahami tekhnis,bisa melakukan ibadah dengan baik dan bisa berjalan dengan lancar,dan menjadi haji yang mabrur.


Dalam kesempatan tersebut Bupati memberi wejangan, awal bapak ibu melangkah agenda tahapan untuk pemberangkatan beribadah haji, jadi sekalipun sudah melaksanakan latihan manasik di masing- masing KPI, tapi kali ini adalah tahapan dari pemerintah daerah kita membuka manasik ini secara resmi, dalam manasik ini bapak ibu dibimbing agar nanti di Tanah Suci bisa membantu temannya, sehingga apabila kita belum mengenal itu kita akan merasa was was. Karena peraturan dari tahun ke tahun berubah. Ada peraturan dari Kementrian Agama mengenai kloter pemberangkatan dulu kelompok sekarang menjadi sunna.

MANASIK 2

Lebih lanjut dikatakan, yang jadi persoalan ini adalah orang tuanya yang tempat tinggalnya berbeda tapi manasiknya sama dan kloternya berbeda,jadi jauh-jauh sebelumnya kita harus antisipasi, inilah yang kita pikirkan kurun waktu pada saat manasik, oleh karena itu keuntungan yang kita untungkan adalah hal- hal diluar kemampuan kita bisa kita atasi jauh- jauh hari. Kita harus bersyukur hari ini kita diberikan kesempatan untuk beribadah haji. Seseorang pada saat menunaikan ibadah umroh pengalamannya pasti berbeda. Oleh karena itu kita yang paling baik adalah tetap mengikuti manasik jadi punya gambaran mengenai ibadah haji ini.


Haryanto juga meminta agar panitia membentuk tim untuk mengurus,menolong dan membimbing peserta haji, lalu panitia jangan hanya mengurus diri sendiri tapi juga harus mengurus jamaah haji, contoh tim kesehatan harus mengurus jamaah yang sakit jangan dibiarkan. Tim manasik juga tidak boleh menakut - nakuti peserta, berikan penjelasan yang baik,ramah,dan benar, supaya tidak menjadi beban bagi jamaah haji.


"Atur dan jaga kesehatan. Kuncinya Adalah pasrah dan ikhlas kepada Allah, percaya bahwa diri kita mampu,diri kita bisa dan dibantu oleh allah. Jangan hanya mendoakan diri sendiri,doakan juga Kabupaten Pati agar bisa menjadi lebih baik lagi"Pesan Haryanto pada calon jamaah haji.


Disela-sela sambutannya Haryanto juga mengingatkan untuk menggunakan hak pilih pada 17 April 2019 mendatang dan menghimbau pada calon jamaah haji agar tidak terpengaruh isu hoax politik menjelang pemilu. Andai kata ada perbedaan pilihan jangan sampai ada pertengkaran sampai dibawa ketanah suci.

0 Komentar

    Tambah Komentar