Orang-orang berhasil tidak hanya dengan keras hati, melainkan mereka juga pekerja keras yang percaya pada kemampuan dirinya.

Bupati : Tradisi Sedekah Bumi, Tiap Desa Miliki Keunikan Sendiri

Bupati Pati Haryanto menghadiri acara wayangan dalam rangka tasyakuran bersih desa di Desa Raci Kecamatan Batangan, Rabu malam (7/8).

Di tengah acara pagelaran wayang kulit dalam rangka tasyakuran bersih desa ini, Bupati menuturkan, tasyakuran sedekah bumi sudah menjadi budaya, dimana masyarakat belum merasa lengkap atau merasa kurang bila belum melaksanakan tasyakuran seperti malam ini.

"Tasyakuran ini hanya sebagai wujud syukur masyarakat dengan memberi hiburan kepada seluruh masyarakat luas, akan tetapi tetap utama memohon segala sesuatu baik rejeki maupun lainnya kepada Allah SWT," ujar Bupati.

Bupati mengatakan di Kabupaten Pati yang terdiri dari 401 desa dan 5 kelurahan, seluruhnya melaksanakan tasyakuran semacam ini. Ia mengungkapkan, tiap desa terdapat keunikan dalam pemilihan hiburan. Seperti wilayah pesisir mayoritas dihibur dengan wayang kulit. Sementara itu di wilayah selatan rata-rata menghadirkan pagelaran ketoprak.

"Saya apresiasi dengan adanya sedekah bumi ini, semoga rakyat desa Raci dan Kabupaten Pati tetap sejahtera dan makmur," imbuh Haryanto.

Di kesempatan itu Bupati juga kembali menggelorakan semangat membangun Kabupaten Pati, seperti yang terangkum dalam tema Hari Jadi ke 696 Kabupaten Pati, yaitu  "Nyawiji Mbangun Pati Kang Mukti". Dimana mengandung maksud "bersatu membangun Pati agar sejahtera".

Di akhir sambutannya Bupati Haryanto mendoakan kesejahteraan masyarakat Pati. "Mari kita selalu panjatkan puji syukur tetap kepada Allah SWT, semua rejeki, jabatan, pangkat, atau apapun bila itu rejeki kita tidak akan kemana-mana," tutupnya. (po4/PO/MK)

0 Komentar

    Tambah Komentar